Buah rumbia: "Buah yang telah langka di Aceh"

Buah Langka
Buah Rumbia, 2017©. Foto by, Bambang Junaidi
Buah Langka
Buah Rumbia, 2017©. Foto by, Bambang Junaidi
 Buah Rumbia, biasa dimanfaatkan sebagai satu bumbu rujak oleh masyarakat di Aceh. Buah Rumbia ini di jual di Kota Lhokseumawe seharga Rp. 30.000,- per Kg. Buah ini di datangkan dari Kabupaten Aceh Utara tepatnya dari Kecamatan Alu ie Puteh. Buah rumbia ini banyak dihasilkan di daerah barat - selatan wilayah Aceh yang sangat terkenal dari Meulaboh yang sudah di asinkan.

Buah rumbia yang dalam bahasa latinnya Metroxylon sagu. Yang mana di Aceh buah ini di sebut Boh meuria merupakan buah dari pohon sagu sejenis tanaman palma yang batang pohonnya dapat dijadikan tepung sagu. Pohon Rumbia ini tumbuh di kawasan rawa-rawa air tawar, dan bantaran aliran sungai. Daun dari pohon ini umumnya dijadikan atap rumah (lebih dikenal dimasyarakat dengan nama atap rumbia) dan pelepaknya banyak dimanfaatkan untuk dijadikan bahan untuk membuah mainan anak-anak, sebagai pagar dan bahkan dapat juga dijadikan sebagai tali jemuran.


Pohon rumbia ini hampir rata tumbuh di seluruh wilayah di daerah Aceh, namun pascaterjadinya gempa dan tsunami buah Rumbia ini menjadi langka. Kelangkaan buah ini juga bukan saja hanya dipengaruhi oleh gempa dan Tsunami tersebut, akan tetapi juga dikarenakan oleh adanya marak terjadinya penebangan secara besar-besaran untuk kebutuhan tepung sagu dan  sebahagian lagi karena oleh adanya alih fungsi lahan di tempat tumbuhnya tanaman ini.






Most Popular