Prinsip Fotografi

Model Photography, BBJ FG
Foto: Bambang Junaidi (BjPotret.com)
Fotografi
Fotografi kata  dari bahasa Inggris yakni photography, yang berasal dari kata bahasa Yunani yaitu "photos" yang berarti Cahaya dan "Grafo" berarti melukis/menulis ini adalah merupakan suatu proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya.

Fotografi dalam istilah umum berarti proses atau metode untuk menghasilkan sebuah gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka cahaya.

Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini ialah kamera. Maka, “Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat”.


Model Photography, BBJ FG
Foto: Bambang Junaidi (BjPotret.com)

Prinsip fotografi
Prinsip fotografi adalah memfokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghasilkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).
Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat guna menghasilkan sebuah gambar/foto, maka perlu digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Sehingga jumlah cahaya yang dibiaskan kemedia pembakaran sempurna (cukup/dial/sesuai minimal seperti aslinya atau menurut selera fotografer). Maka, setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat selanjutnya ia (seorang fotografer) bisa mengatur intensitas cahaya tersebut sesuai dengan kebutuhan/keinginannya dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed) yang ada pada kamera.


Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (exposure).

Most Popular