Potret Syech Rapai Uroh di Event Pencatatan Rekor MURI di Lhokseumawe

Photo Jurnalistic, Rekor MURI, Kota Lhokseumawe
Potret Syech Rapai Uroh di Event Pencatatan Rekor MURI di Lhokseumawe (2017)
Foto oleh: Bambang Junaidi
Sejumlah 400 penabuh rapai uroh yang berasal dari Kota Lhokseumawe ikut mewarnai sebuah event yang di gelar oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe yang diprakarsai oleh Bank Indonesia Cabang Lhokseumawe pada acara Penyerahan sertifikat Rekor MURI untuk kategori penciptaan Tas Raksasa bermotif Khas Aceh di halaman Lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe. Terlihat dalam fokus kamera yakni Syech Rapai Uroh yang berada ditengah-tengah kerumunan penonton dan orang yang sedang duduk bersila (ialah mereka para pendukung atau pengiring debuh rapai).

Capture yang dihasilkan dari proses pendokumentasian kegiatan yang digelar yakni menampilakan unsur yang terwakili untuk peserta dari penabuh genderang rapai yang dimainkan pada event tersebut. Jelas terlihat ada diantara mereka orang yang sudah berambut putih hingga remaja (tergolong usia muda) yang tampil untuk memainkan dan memeriahkan suasana acara yang digelar. Disisi lain hal ingin ditampilkan disini adalah para unsur pimpinan rombongan penabuh genderang Rapai Uroh ini tergolong Muda dan masih sangat muda untuk kita (secara umum/awam) menilai diri seorang Syech atau Pemimpin Grup yang sungguh luar biasa ramai ini.

Disisi lain dari upaya penciptaan karya foto ini adalah usaha yang dilakukan dari posisi kerumunan dan desakan antusias penonton yang memadati lapangan untuk menyaksikan dan mengabadikan momen yang jelas langka seperti ini. Mengapa ini kami ulas? karena dalam penciptaan karya seni fotografi ini hanya menggunakan kamera dan lensa yang standard (Lensa Kit dan Kamera level DSRL level Medium). Dan Kenapa ini menjadi penting untuk kami sampaikan? Karena seorang fotografer yang ingin berkarya dan punya keinginan besar untuk menghasilkan sebuah karya dari sebuah momen yang tidak biasa dapat terbangkit motivasi mereka lantaran dibatasi oleh keterbatasan yang dimiliki untuk dapat menghasilkan karya yang luar biasa. Namun setelah Anda Melihat dan membaca tulisan ini, maka harapan kami anda mulai sekarang tidak lagi melihat keterbatasan itu menjadi kendala untuk berkarya dan menghasilkan gambar dari kamera yang dimiliki.

Untuk itu, kami ucapkan selamat berkarya. Terus belajar dan terus belajar, mengasah keterampilan dan tambah pengetahuan untuk dapat menghasilkan karya yang memiliki karakteristik pribadi dari Anda sang Fotografer.

Salam Jipret, Salam Potret ©2018.

Most Popular